Friday
On 3:01 PM by ariefhtk.blogspot.com in Aikido No comments
Aikido
adalah sejenis seni beladiri yang berasal dari jepang dengan prinsip
memaksimalkan penggunaan kekuatan lawan sehingga dapat menjatuhkan lawan tanpa
banyak mengeluarkan tenaga sendiri.
å – ai –
menyelaraskan, mengharmoniskan
æ° – ki –
energi kehidupan
é – dÅ –
jalan, cara
“Jalan
untuk saling mengharmoniskan antara tubuh, jiwa, pikiran dan energi kehidupan”.
Dengan
harmonisasi tubuh, jiwa, pikiran dan energi maka gerakan tubuh seseorang akan
selalu terkontrol oleh diri sendiri tapi juga sekaligus dapat mengontrol lawan.
Gerakan-gerakan
pada Aikido tidak menangkis serangan lawan atau melawan kekuatan dengan
kekuatan tetapi "mengarahkan" serangan lawan, memanfaatkan posisi dan
kelemahan lawan untuk kemudian digunakan menaklukkan lawan.
Berbeda
dengan beladiri pada umumnya yang lebih mengutamakan pada latihan kekuatan
fisik dan stamina, Aikido lebih mendasarkan latihannya pada penguasaan diri dan
kesempurnaan teknik, sehingga Aikido dapat dipelajari oleh siapapun tanpa
mengenal batas umur maksimal, keadaan fisik yang kuat atau lemah, lelaki maupun
perempuan.
THE PRINCIPLES OF AIKIDO
As you get older, your muscles weaken,
and you can no longer lift and pull.
In the end there's a limit to physical strength, no
matter how you pull it up.
That's why Ueshiba Sensei says that
Unlimited strength comes from breath power
In effect, it is based on natural principles.
If the other person comes powerfully against you,
And you respond by simply taking his power into
yourself,
There is no need for any effort.
PRINSIP AIKIDO
Ketika kamu semakint
tua, otot-otot kamu semakin melemah,
dan kamu tidak dapat
lagi mengangkat dan menarik.
Pada akhirnya tenaga
fisik akan terbatas, tidak peduli bagaimanapun kamu memperbaikinya.
Itulah kenapa Sensei
Ueshiba berkata bahwa
Tenaga yang tidak
terbatas datang dari kekuatan nafas
Pada hakekatnya,
semua berdasar pada prinsip-prinsip alamiah
Ketika orang lain
menyerangmu dengan bertenaga,
Dan kamu menanggapi
dengan hanya menggunakan tenaganya untuk kamu (gunakan),
Maka tidak dibutuhkan
banyak usaha (untuk menjatuhkannya).
Itulah Aikido,
bukan berarti yang lemah tidak bisa menjatuhkan yang kuat, yang tua tidak bisa
melumpuhkan yang muda atau wanita tidak bisa mengalahkan pria.
Kita sering
melihat sebuah beladiri yang mengutamakan kekerasan dimana ketika seseorang
menyerang maka diajarkan untuk menangkisnya baik itu tangkisan terhadap pukulan
maupun tendangan keras lawan.
Sekarang kita
bayangkan kalau kita lebih lemah misal kita seorang pria yang berumur 60 tahun
dan penyerang kita berumur 30 tahun, dalam keadaan sama sehatnya maka ketika
yang berumur 30 tahun menyerang yang berumur 60 tahun dan menangkisnya, maka
akibatnya bisa dibayangkan, ketika tulang orang yang sudah tua menangkis serangan
orang yang lebih muda pasti akan mengalami cedera.
Begitu juga ketika
seorang wanita diserang oleh seorang pria, yang secara fisik wanita biasanya
akan lebih lemah, dan sang wanita menangkisnya dengan keras, maka akibatnya
bisa fatal terhadap fisik si wanita.
Untuk itulah
kenapa Aikido tidak mengajarkan menangkis serangan lawan secara frontal keras
lawan keras, tetapi mengalirkan tenaga lawan untuk kita gunakan melumpuhkannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
Terimakasih udah berkunjung.